Hot Updates
Loading...

Wednesday, January 16, 2019

Profil Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham

Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham lahir di Banjarmasin, pada tanggal 8 Juni 1969. Itu artinya usia Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham saat ini adalah 49 tahun (2018).

Profil Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham

Ayah Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham bernama: H. Ismail Marzuki yang dahulunya bekerja sebagai pegawai Bank, sedangkan Ibu Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham bernama: Hj. Nurhayati. Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham merupakan anak kedua dari lima bersaudara. Dan Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham merupakan anak laki-laki satu-satunya dalam keluarga. Adapun nama saudara Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham adalah: Mursidah, Fitriani, Qomariah, dan Siti Hajar.

Bagaimana masa kecil Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham? Sejak lahir Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham sudah berbeda dengan saudara-saudaranya. Berat badannya saat lahir 4,3 kilogram, berbeda dengan saudara-saudaranya yang rata-rata 3 kg saja. Saat masih bersekolah di Sekolah dasar, ia mengakui bahwa ia masuk ke dalam anak-anak yang pemalas. Ia bisa baca tulis huruf latin ketika kelas tiga SD.

Selain itu, ketika SD juga, Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham pernah terlibat perkelahian yang menyebabkan ia dipindahkan ke sekolah lain oleh Ayahnya. Ceritanya Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham berkelahi dengan teman sebayanya karena membela temannya yang diganggu oleh temannya yang berbadan besar. Karena lawannya adalah jagoan karate, maka Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham babak belur dihajar oleh lawan.

Perjalanan Hidup (Spiritual) Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham Hingga Menjadi Ulama


Profil Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham

Sebenarnya, Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham sedari kecil sudah bersekolah di sekolah Islam. Dimana sewaktu TK ia bersekolah di TK Aisyiah, dan SD di SD Muhammadiah (walaupun akhirnya pindah ke SD Rajawali) dan Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham juga pernah bersekolah di Pondok Pesantren. Tapi, bukan ini penyebab utama K.H Muhammad Arifin Ilham untuk menjadi pendakwah.
Perjalanan spiritualnya berubah saat ia secara tidak sengaja terpatok ular yang diberikan warga kampung dikarenakan ia penyuka binatang. Awalnya, ia tidak menyadari kalau ia keracunan. Sampai ia merasakan sesuatu yang lain dalam tubuhnya. Dimana tubuhnya tiba-tiba panas, meradang, dan membiru.

Mendapati ini ibu angkatnya yang bernama Ibu Cut langsung mengambil alih kemudi yang sebelumnya dipegang oleh Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham. Ibu angkatnya langsung melarikan Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham ke RS terdekat. Tapi, sayang karena kurangnya peralatan medis yang tidak memadai menyebabkan Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham harus dilarikan ke RS yang lain.

Akhirnya setelah berkeliling mencari RS, Ibu Cut membawa Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham ke Rumah Sakit Carolus (Jakarta Pusat) dan mendapati kondisi sang Ustadz yang sudah kritis, pihak RS langsung membawa tubuh Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham ke ruang ICU.
Pada masa kritis inilah, Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham mendapatkan pengalaman spiritual yang tidak akan dilupakannya. Dimana di bawah alam sadarnya ia mendapati dirinya di sebuah kampung yang sangat sepi dan sunyi. Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham pun berjalan-jalan di perkampungan tersebut, hingga akhirnya ditemuinya sebuah Masjid.
Di masukinya Masjid tersebut, ternyata di dalam Masjid tersebut ada tiga shaf jamaah dengan mengenakan pakaian serba putih. Lalu, salah satu jamaah memintanya memimpin berzikir, mengingat Allah SWT.

Tidak berhenti sampai di sini, keesokan harinya kembali Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham bermimpi. Tapi kali ini mimpi yang berbeda dari mimpi sebelumnya. Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham bermimpi ia berada dalam sebuah kampung yang mana warganya berlarian ketakutan dikarenakan kedatangan beberapa orang yang dianggap sebagai jelmaan Setan. Tentu saja melihat kehadiran Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham, para penduduk minta ditolong mengusir setan-setan tersebut.

Setelah melewati masa kritis selama di rawat di ICU (satu bulan lima hari), Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham memantapkan dirinya untuk menjadi pengingat manusia agar tidak lupa berzikir kepada Allah SWT.

Penyakit Yang Diderita Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham

Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham pernah didiagnosa penyakit Kanker Nasofaring dan kanker getah bening stadium 4A.

Pendidikan Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham

TK Aisyah, SD Muhammadiah dan SD Rajawali, Pondok Pesantren Daarul Najah, Pondok Pesantren Asyafi’iyah dan kuliah di Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik (Fisipol UNAS) Jakarta.

Prestasi Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham

Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham pernah menjuarai lomba pidato Bahasa Inggris tingkat ASEAN, dan juara bulu tangkis antar Pondok Pesantren se Jabotabek.

Akun Instagram Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham

@Kh_M_Arifin_Ilham

Keluarga (Istri dan Anak Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham)

Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham mempunyai tiga orang istri. Istri pertamanya bernama: Wahyuniati Al-Waly yang berasal dari Aceh dan dinikahi pada tahun 1998, istri kedua Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham bernama: Ummu Hifzhiya yang dinikahi tahun 2010 yang berasal dari Yaman, dan Istri ketiga berasal dari Sunda yang merupakan janda dengan dua anak.

Adapun anak Ustadz K.H Muhammad Arifin Ilham adalah: Muhammad Alvin Faiz, Muhammad Amer Azzikra, Alaa Hifzhiyah Arifin, Amtaza Syahia Arifin, dan Muhammad Azka Najhan.

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Biodata Terbaru adalah situs yang berisi informasi tentang Biodata Artis Indonesia maupun Mancanegara, tokoh dunia, Galeri Foto Artis, dan Info Seputar selebriti.
Done